Zona Berita

Pilgub Sistem Noken, Jangan Ada Kecurangan

Noken untuk menggantikan kotak suara

Noken untuk menggantikan kotak suara

JAYAPURA [PAPOS] – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua tinggal sehari lagi. Keunikan Papua di mana Mahkamah Konstitusi menyetujui Pemilu menggunakan system noken, berlaku juga untuk Pilgub Papua. Pemungutan suara sistem noken tetap digunakan, namun harus tetap dijaga seperti jumlah surat suara yang nantinya akan dihitung serta harus masuk dalam kotak suara sehingga tidak terjadi kecurangan.

Hal ini diungkapkan Ketua KPU Provinsi Papua Benny Sweny, S.Sos pada Tea Party Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua bersama insan pers menjelang pemungutan suara, Sabtu [26/1]. Menurut Benny, dalam menghadapi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua periode 2013-2018, system noken merupakan pengganti kotak surat suara pemilih, namun harus tetap berhati-hati.

“Bisa saja akan terjadi penyalahgunaan oleh orang yang membawa keuntungan kepada salah satu pihak,” katanya. Untuk itu kepada warga ia berharap agar turut serta dalam menjaga Pilgub dan dapat saling memberikan hak suaranya  dengan baik.

Apabila ada temuan yang mengganggu jalannya Pilgub, dapat langsung melaporkan kepada pihak yang bertanggung jawab, baik itu saksi ataupun KPPS. Tambahnya, sistem noken pihak KPU tidak dapat memberikan ketegasan dan larangan, karena ini adalah cara warga yang sudah membudaya.

Dalam undang-undang, pihak KPU hanya sebagai pelaksana dan bukan melarang atau memberikan hambatan. System noken ini juga sudah siap untuk disosialisasikan. Di mana masing-masing wilayah yang sudah memiliki KPU, mereka itulah yang akan meneruskan sosialisasi tersebut kepada bawahannnya.

“Surat suara yang dimasukkan ke noken, dimasukkan kembali  dalam kotak suara yang sudah ada lalu disegel kemudian dibawa sampai tempat penghitungan suara dengan masih disegel. Dengan demikian, tidak ada yang dapat melakukan kecurangan,” ujarnya lagi.

Dalam hal ini juga pihaknya menyampaikan kepada kepala – kepala suku untuk tidak mempergunakan surat suara sudah diikat. Dalam artian, bahwa suara warganya yang diwakilkan. Untuk wilayah manapun tidak diperbolehkan.

Sementara untuk pihak yang belum memiliki undangan sebagai pemilih, bisa langsung melakukan pelaporan kepada pihak PPS untuk segera dibuatkan surat panggilan sebagai warga yang punya hak pemilih. Pihak saksi pun dalam pemungutan suara nanti berhak mendapatkan berita acara C1 dan mengetahui jumlah suara serta datang tepat waktu dan mengikuti  kegiatan tersebut sampai selesai,.

Sementara anggota KPU Divisi Logistik Ferry Kareth mengungkapkan, perjalanan pemilukada harus berjalan baik. “Penggunaan system noken tidak jadi masalah tetapi harus kita hargai dan juga dijaga surat suara tersebut untuk tidak dihilangkan demi keuntungan pihak lain. Biarlah Pemilukada ini berjalan dan dalam hal ini juga KPU tidak melarang tetapi hanya sebagai pelaksana sesuai dengan undang-undang,” tandasnya. [Papuapos]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s