Zona Berita

“Trio Macan dan Dewi Perssik “Gagalkan” Seruan Boikot Pemilu

Iklan Pilgub Papua

Zona Damai: Besok, Selasa (29/1/2013) masyarakat Papua akan menggelar Pilkada. Dalam sessi kampanye terbuka, pesta demokrasi di provinsi paling timur itu ikut dimeriahkan oleh kehadiran artis-artis papan atas dari ibu kota, seperti Trio Macan dan Dewi Perssik.

Kehadiran mereka telah membuat masyarakat Papua terhibur, sekaligus juga mau mengajak seluruh masyarakat Papua menggunakan hak pilihnya. Suasana ini disadari telah ‘menguburkan’ himbauan kelompok tertentu yang beberapa waktu sebelumnya gencar menyerukan boikot Pemilu.

Trio macan dalam Kampanye Pilgub Papua. Foto: Irfan Kadepa (Kompasiana)

Trio macan dalam Kampanye Pilgub Papua. Foto: Irfan Kadepa (Kompasiana)

Di antaranya adalah ancaman dari sekelompok kecil aktivis yang bergabung dalam KNPB (Komite Nasional Papua Barat / WPNC) yang juga diketahui sebagai sayap politik Organisasi Papua Merdeka (OPM). Himbauan boikot itu sudah diserukan sejak pertengahan tahun 2012 lalu, melalui aksi turun ke jalan di Kota Jayapura yang dipimpin salah Buchtar Tabuni. http://politik.kompasiana.com/2012/05/21/sayap-politik-opm-%E2%80%98menyandera%E2%80%99-pilgub-papua-464598.html

Buchtar dkk waktu itu menuntut Pemerintah melakukan referendum terlebih dahulu baru kemudian Pilgub Papua bisa dilaksanakan. Namun tampaknya seruan itu dianggap sepi oleh masyarakat Papua. Mereka tidak lagi tertarik dengan isu referendum lantaran isu itu telah disadari hanya sebagai alat politik para petualangan politik Papua di luar negeri untuk mengibuli orang Papua.

Seruan yang sama juga datang dari seorang aktivis Papua merdeka bernama Selphius Bobii akhir tahun lalu. Meski ia masih berstatus Napi karena terlibat makar mendeklarasikan berdirinya negara Papua barat bersama Forkorus Yaboisembut pada 19 Oktober 2011 dalam Kongres Rakyat Papua III di Jayapura, namun dari balik jeruji penjara Selphius menyerukan kepada seluruh orang asli Papua untuk menolak pemilihan gubernur. Sephius juga meminta semua orang Papua memboikot pemilihan Presiden yang dilaksanakan pada tahun 2014,  mendatang. http://penapapua.blogspot.com/2012/12/selfius-bobiiboikot-pilgub-papua-2013_23.html

Kendati seruan dari kedua tokoh tersebut sama, namun kegiatan politik Selphius dkk (KRP III) dua tahun lalu itu ditentang keras oleh KNPB pimpinan Buchtar Tabuni yang merasa kepentingan politik kelompoknya diabaikan begitu saja oleh kelompok Forkorus Yaboisembut.

Baru-3 021

Sebelumnya, KNPB pernah menggandeng TPN-OPM untuk memboikot pelaksanaan Konferensi Perdamain Papua yang dimediasi oleh Jaringan Damai Papua (JDP) di Kampus Uncen Abepura tanggal 5-7 Juli 2011. KNPB bahkan telah mengerahkan massa untuk membubarkan konferensi itu, namun upaya mereka sia-sia. Konferensi yang dihadiri tokoh-tokoh penting Papua itu telah menorehkan sejarah baru bagi upaya perdamaian dan kehidupan demokrasi di Tanah Papua. Tak disangka, ratusan orang dari kelompok TPN-OPM yang digandeng KNPB dua tahun lalu, kini memilih bergabung dengan masyarakat Papua, berikrar setia kepada NKRI dan ingin bersungguh-sungguh membangun Papua untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan.

http://regional.kompasiana.com/2013/01/26/ratusan-tentara-opm-mantan-anak-buah-daniel-kogoya-insyaf–528084.html

KNPB telah kehilangan massa pendukung

Keruntuhan KNPB kini tinggal menghitung hari. Missinya yang dinilai tidak rasional dan lebih banyak menjual mimpi, telah membuat organisasi itu ditinggalkan massa pendukungnya, lebih-lebih dari kalangan muda. Selain itu, organisasi ini juga telah kehilangan jati dirinya. Banyak kelompok diketahui telah menjadikan KNPB sebagai ‘media’ pesan sponsor. Mulai dari kelompok OPM yang merasa terabaikan, koruptor lokal yang masuk daftar KPK, hingga elit politik namanya terhapus dari paket cagub-wagub di KPUD.

logo knpbLebih malang lagi bagi KNPB, lantaran ketuanya (Buchtar Tabuni) divonis delapan bulan penjara, bukan karena kegiatan-kegiatan politik yang dilakukan bersama kelompoknya, tetapi karena Buchtar terindikasi telah melakukan sejumlah tindak pidana. Dalam tahanan Buchtar “cuci tangan”, sebaliknya ia justru telah membeberkan semua “dosa” sesama pimpinan KNPB, Mako Tabuni yang akhirnya tewas karena melawan petugas saat ditangkap tanggal 14 Juni 2012. Atas ‘jasanya’ itu, Buchtar mendapat ‘bonus’ bebas sebelum masa hukumannya berakhir (bebas bersyarat per tanggal 19 Januari 2013). Di hari pertama pembebasannya, Buchtar buru-buru berziarah ke makam Mako Tabuni untuk meminta maaf atas pengkhianatan yang telah dilakukan. http://hukum.kompasiana.com/2013/01/25/tugas-baru-buchtar-tabuni-setelah-bebas-dari-penjara-527761.html

sumber : Kompasiana

http://politik.kompasiana.com/2013/01/28/trio-macan-dan-dewi-perssik-pengaruhi-seruan-boikot-pilgub-jadi-tak-bermakna-528665.html

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s