Zona Berita

DISTRIBUSI LOGISTIK PILKADA GUBERNUR GUNAKAN HELIKOPTER TNI

Aloysius Renwarin, Ketua KPUD Kabupaten Keerom

Aloysius Renwarin, Ketua KPUD Kabupaten Keerom

Jayapura—Zona Damai: Distribusi logistik untuk pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, ke Distrik Towe Hitam, Kabupaten Keerom, harus menggunakan helikopter karena jaraknya yang sangat jauh. Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum, Kabupaten Keerom, Papua, Aloysius Renwarin.

Menurut Aloysius, logistik ke Towe Hitam akan segera disalurkan dengan pesawat ataupun helikopter milik TNI, kalau distrik lainya sudah. “Dari tujuh distrik yang ada di wilayah itu, enam distrik diantaranya sudah didistribusikan, tinggal Distrik Towe Hitam,” katanya, belum lama ini.

Jumlah pemilih di Distrik Towe Hitam mencapai 3000 pemilih yang tersebar di tujuh tempat pemungutan suara (TPS). “Kami harapkan  distribusi ini berjalan aman,” kata Aloysius, yang mengakui Distrik Towe Hitam berbatasan langsung dengan negara PNG dan Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Dirinya menjelaskan, jumlah pemilih sebanyak 40.669 pemilih dari 111 TPS yang disediakan di Kabupaten Keerom di 61 kampung dan 7 (tujuh) distrik. “Jadi kotak suara itu kami sesuaikan dengan jumlah TPS yang ada jadi berjumlah 111 kotak suara dan surat suara yang nanti akan disediakan tetapi khusus untuk surat suara akan ada penambahan untuk siaga bila mana ada kekurangan surat suara,” katanya.

Dirinya berharap, pada 29 Januari 2013 mendatang, semua warga Keerom yang telah terdaftar di DPT agar bisa mendatangi TPS-TPS yang ada serta  mengimbau kepada warga yang berada disejumlah kampung dan distrik yang berbatasan langsung dengan negara PNG agar nantinya pada tanggal 29 Januari 2013, bisa tetap berada dikampungnya untuk melakukan pesta demokrasi, melakukan pencoblosan.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Keerom merupakan kabupaten yang berbatasan dengan Negara tetangga Papua New Guinea (PNG), sehingga pihak KPUD Keeroom juga berpesan agar warga di Distrik Arso Timur, Towe Hitam dan distrik lainya yang berbatasan dengan negara PNG agar pada saat waktu pencoblosan bisa hadir. “Banyak warga kita yang berkebun di PNG, sehingga diharakan pada saat pencoblosan nantinya tanggal 29 Januari bias ikut ambil bagian dalam pesta demokrasi bagi kemajuan pembangunan di Tanah Papua,” tandasnya. [tabloidjubi.com]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s