Zona Berita

Tahan 48 Anak Indonesia, KPAI desak Australia Minta Maaf

stop trafficking

*) Dituduh penyelundup, padahal mereka korban penipuan.

Jakarta-Zona Damai: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah Australia minta maaf dan memberi ganti rugi kepada 48 anak Indonesia yang pernah ditahan di Australia sepanjang 2008-2011. Anak-anak itu ditahan dengan tuduhan menjadi penyelundup.

“Pada kenyataannya, mereka justru adalah korban tindak pidana perdagangan orang. Mereka telah ditipu oleh para penyelundup dengan iming-iming mendapat uang,” kata Apong Herlina, Komisioner KPAI Bidang Anak berhadapan dengan Hukum, dalam siaran pers, Selasa 22 Januari 2013.

Menyikapi itu, KPAI menggelar diskusi terfokus menghadirkan anggota Komisi I DPR, komisioner Komnas HAM, serta lawyer dari Australia. Mereka akan menyimpulkan banyak pelanggaran hak anak karena penahanan itu.

“Pelanggaran tersebut antara lain berupa perampasan kemerdekaan,” kata Apong.

Dia menjelaskan, anak-anak itu juga ditahan bersama para tahanan dewasa sampai lebih dari enam bulan untuk menungggu proses X-Ray guna mengetahui usia mereka.

“KPAI bersama Komnas HAM juga akan menyurati Komnas HAM Australia untuk mendorong pemerintah Australia meminta maaf dan memberikan ganti rugi kepada anak-anak Indonesia yang pernah ditahan di penjara dewasa Australia,” ujarnya. [VIVAnews]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s