Zona Berita

Hadiri HUT OPM, WN Ukraina Ditangkap

Pria berkebangsaan Ukraina, Wanimpenko Shapirenko alias Artem (36) yang diamankan Polres Manokwari saat melakukan peliputan ibadah syukuran 1 Desember di Kantor DAP.

Wanimpenko Shapirenko, alias  Artem (Foto: Papua Pos)

JAYAPURA–Zona Damai: seorang pria berkebangsaan Ukraina, Wanimpenko Shapirenko, alias  Artem (36), ditangkap Polres Manokwari, Sabtu (1/12/2012 karena tidak memiliki surat keterangan liputan dalam peringatan HUTOrganisasi Papua Merdeka [OPM], visa yang sudah over stay selama 4 bulan, menyalahgunakan visa dan tidak melaporkan keberadaannya kepada polisi selama 1 x 24.

Artem ditangkap  Sabtu (1/12/2012) sekitar pukul 13.00 Wit saat menghadiri ibadah syukuran peringatan 1 Desember yang dikenal sebagai HUT OPM  di Kantor Dewan Adat Papua [DAP] Jl. Pahlawan Manokwari.  Ia diamankan di Polres Manokwari untuk dimintai keterangan. Selanjutnya diserahkan kepada pihak Imigrasi untuk diperiksa secara detail.

Kabid Humas Polda Papua,  AKBP I Gde Sumerta Jaya, SiK saat dikonfirmasi Papua Pos di ruang kerjanya, Minggu (2/12/2012) membenarkan penangkapan tersebut. “Dia telah diamankan karena setelah diperiksa oleh penyidik Polres Manokwari ternyata bersangkutan tidak memiliki surat keterangan liputan kegiatan ibadah syukuran 1 Desember yang dikenal sebagai HUT OPM di Kantor  Dewan Adat Papua di jalan Pahlawan Manokwari,” jelas I Gde.

Visa yang dimilikinya juga sudah over stay selama 4 bulan, menyalahi visa yang dimiliki dan juga tidak melaporkan kepada pihak Polisi selama 4 bulan. Setelah diperiksa kemudian bersangkutan diserahkan kepada pihak Imigrasi Manokwari guna menjalani proses UU Imigrasian karena dianggap telah menyalahi aturan Imigrasi yang diterapkan kepada Warna Negara Asing .

Lanjut I Gde, dari tanda pengenalnya  diketahui bersangkutan bekerja sebagai pemadam kebakaran dengan umur 36 tahun, Passport No. EA. 766085 dengan masa berlaku 3 Maret 2008- 3 Maret 2018.

sementara visa kunjungan selama 60 hari terhitung 31 Mei 2012 lalu masuk Indonesia melalui Bandara  Bandara Yos Sudarso,  Dumai. Ia kemudian masuk ke Manokwari dan tinggal di rumah warga, La Garuda, di Jalan Simponi Rindu Wirsi tanpa ada laporan ke Intelkam Polres Manokwari.

“Setelah menjalani pemeriksaan di Polres Manokwari, ia kemudian diserahkan kepada pihak imigirasian yang menangani masalah orang asing untuk diperiksa lebih lanjut atas apa yang diperbuatnya. Bersangkutan bisa kena hukuman atau dideportasi atas wewenang dari pihak imigrasi,” tukasnya. [PAPOS]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s