Zona Berita

Dewan Adat Keerom Larang Warganya Kibarkan BK

KEEROM – Ketua Dewan Adat Keerom (DAK) Kabupaten Keerom, Hubertus Kwambre,SH. melarang keras bagi masyarakat adat Keerom mengibarkan bandera Bintang Kejora (BK) pada 1 Desember nanti.
Menurutnya, bendera Bintang Gejora bukanlah barang mainan yang terus menerus dikibarkan, tetapi merupakan benda yang sakral yang patut dihargai dan dihormati.

“Saya tidak perkenakan masyarakat adat kibarkan bendera Bintang Gejora dan atas nama Dewan Adat Keerom tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Kata Hubertus, bagi masyarakat yang kedapatan mengibarkan bendera Bintang Gejora akan berhadapan langsung dengan aparat keamanan dan diproses hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan di negeri ini.

Selain itu, DAK juga tidak akan mencampuri dan mengambil langkah-langkah untuk membatu masyarakat adat yang terjerat hukum.

“Saya minta masyarakat jangan terpengaruh dan mengikuti ajakan-ajakan yang tidak memberikan jaminan kesejahteraan dan kemerdekaan yang sesungguhnya dan lebih baik bekerja yang tidak merugikan diri sendiri,” ujarnya.

“Pemerintah Daerah telah banyak menurunkan dana ke kampung-kampung, jadi manfaatkanlah dengan baik untuk membangun kemandirian dan kesejahteraan yang telah diberikan,” sambungnya.

Ditambahkan, jika memperjuangkan kemerdekaan kedaulatan sebuah negara, sebaiknya diperjuangkan dengan cara-cara yang benar dan bertanggung jawab, bukan dengan cara mendatangkan konflik dan kekerasan bagi masyarakat. [Bintang Papua]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s