Zona Berita

Warga Diimbau Tak Kibarkan Bintang Kejora

Warga Diimbau Tak Kibarkan Bintang Kejora

Sejumlah massa dari masyarakat Papua yang membentangkan bendera bintang Bintang kejora dalam aksi unjuk rasa mendukung simposium para petinggi Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam mempresentasekan perjuangan masyarakat Papua Barat di salah satu Universitas di Amerika, Rabu (21/11/2012). Foto: Kompas.com

JAYAPURAZona Damai:  Kepala Kepolisian Resor Kota Jayapura AKPB Alfred Papare mengingatkan agar warga setempat tidak melakukan aksi unjuk rasa dan mengibarkan bendera Bintang Kejora pada 1 Desember 2012.

“Kami mengimbau dan mengingatkan agar kepada segenap lapisan masyarakat dan siapapun itu yang ada di kota ini agar tidak berbuat hal yang melanggar hukum. Tidak boleh ada pengibaran BK, termasuk aksi unjuk rasa,” katanya di Jayapura, Kamis (29/11/2012).

Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian tidak segan-segan mengambil tindakan tegas jika imbauan itu diabaikan.

“Apabila dilaksanakan oleh masyarakat atau kelompok tertentu baik itu kibarkan BK atau aksi unjuk rasa, kami tetap akan mengambil tindakan hukum. Kami juga imbau kepada masyarakat Jayapura agar tetap ikut menjaga kota yang kita cintai ini aman dan kondusif,” katanya.

Terkait pengamanan 1 Desember nanti yang diklaim sebagai hari bersejarah bagi sejumlah pihak, Kapolres Alfred mengatakan akan menambah dua pos pengamanan di Kampung Buton, Dsitrik Abepura dan Kilometer Sembilan Distrik Muara Tami.  Termasuk dengan menambah personil yang bertugas di sejumlah pos polisi yang ada.

“Anggota yang ditugaskan ditiap pos berjumlah 10 orang, dan hari ini sudah mulai siaga hingga 2 Desember nanti,” katanya menambahkan.

Pihaknya akan melakukan patroli jalan kaki kesejumlah perbukitan di Abepura, Buper Waena, Nafri dan belakang kantor Wali Kota Jayapura.

“Sesuai dengan perintah Bapak Kapolda Papua bahwa lebih mengedepankan turun langsung ke lapangan melihat persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar dia.

“Dan tindakan prefentif langsung turun ke lapangan itu telah kami lakukan,” tambahnya seraya berharap pada 1 Desember nanti tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, sejumlah kelompok organisasi yang ada di Jayapura seperti Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Solidaritas Hukum/HAM Demokrasi Rakyat Sipil Papua (SHDRP), West Papau National Authority (WPNA), Dewan Adat Papua (DAP) dan Penjaga Tanah Papua (PETAPA) menyatakan akan merayakan ibadah syukur pada 1 Desember nanti di Makam Theys, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Namun, mereka berjanji tidak akan mengibarkan bendera Bintang Kejora pada 1 Desember nanti.

“Yang kami lakukan pada 1 Desember nanti adalah hanya ibadah syukur di makam Theys di Sentani, Kabupaten Jayapura,” kata Wim Wedlama, juru bicara KNPB mewakili sejumlah organisasi tersebut.

Gabungan organisasi tersebut juga meminta dan menghimbau kepada semua pihak untuk tidak perlu takut dengan perayaan 1 Desember 2012. “Kami juga meminta kepada aparat agar tidak bertindak represif kepada warga Papua yang merayakan 1 Desember,” imbuh dia. [Kompas.com]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s