Zona Wisata

Mengintip Ladang Tembaga Terbesar se-Indonesia

 Grasberg dilihat dari ketinggian 4200 meter di atas permukaan laut. (Foto: DetikTravel)

Timika-Zona Damai: Tambang Grasberg milik PT Freeport adalah penghasil tembaga dan emas terbesar di Indonesia. Hari ini saya berkesempatan menjelajahi ladang mineral itu di atas ketinggian 4000 m. Sungguh pengalaman yang tak terbayangkan.

Untuk menuju areal pertambangan Grasberg, dibutuhkan waktu kira-kira 30 menit dari penginapan kami di Tembagapura menggunakan Iveco (bus anti peluru milik PT Freeport). Jalanan terjal dan curam di antara jurang dan tebing, menjadi pemandangan yang langka sekaligus menakutkan bagi saya pagi ini.

Setelah sampai di ketinggian 2000 mdpl, saya melanjutkan perjalanan dengan menggunakan tram atau kereta gantung yang mampu mengangkat beban maksimum 100 orang. Kereta yang dibuat di tahun 1989 ini akan membawa saya ke ketinggian 3574 mdpl.

Tram yang digunakan untuk naik ke Grasberg

Sensasi menaiki tram bersama para pekerja tambang jelas berbeda dengan menaiki tram di tempat-tempat wisata. Di tram ini, saya dapat melihat pemandangan alat-alat berat, cerobong asap, dan aliran larutan fosfor dan mineral yang berakhir di kolam penampungan limbah tambang.

Sesampai di terminal tram, kami kembali menggunakan Iveco dengan ukuran yang lebih kecil untuk melihat-lihat areal tambang. Seperti yang saya bayangkan, tambang Grasberg adalah tambang yang sangat besar, bahkan mulut terluarnya memiliki diameter hingga dua kilometer.

Lokasi tambang Grasberg diselimuti lumpur abu-abu dan kabut tebal dengan suhu udara mencapai 15 derajat celcius. Selain itu terlihat puluhan haul truck mondar-mandir mengangkuti bahan mentah yang akan disaring menjadi konsentrat. Namun, ada kabar yang mengatakan bahwa tambang ini rencananya akan ditutup pada tahun 2016. Entah benar atau tidak.

Sesuai dengan namanya, Grasberg sebetulnya merupakan pegunungan yang banyak ditumbuhi rumput. Namun karena memuat kandungan emas dan tembaga yang cukup tinggi, tempat ini kemudian dieksplorasi sebagai kawasan tambang.

Haul truck yang telah menjadi di-museum-kan di Grasberg

Kini, menjelang ditutupnya Grasberg di tahun 2016, PT Freeport mulai melakukan reklamasi lahan dengan menanam rumput di beberapa kawasan yang sudah tidak produktif. Upaya reklamasi ini bahkan telah menjangkau kurang lebih 60 hektar dari wilayah pertambangan dalam waktu beberapa bulan saja.

Kesempatan saya untuk mengintip Grasberg memberikan pengalaman dan pengetahuan baru seputar dunia pertambangan. Tapi selain itu, saya masih memiliki cerita seru seputar aktivitas pekerja perempuan disana. Mau tahu kan? Baca terus detikTravel yah.

Dream Destination Papua adalah program yang diselenggarakan oleh detikTravel, myTrans dan PT Freeport Indonesia.  [detikTravel  ]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s