Zona Berita

Proses Perdamaian di Kab. Puncak Butuh Dana Rp 41 M

Melianus Hagabal, SE. (kiri) dan Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Puncak, Pelinus Belinal, S.Sos. Ag. Ms.

Jayapura Zona Damai : Sekitar Rp  41 Miliar lebih dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Puncak Tahun 2012 telah dianggarkan oleh Pemerintah dan DPRD setempat, untuk proses perdamaian konflik di Kabupaten Puncak, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Menurut penjelasan Melianus Hagabal, SE. selaku Kaum Inteletual Kabupaten Puncak kepada wartawan  bahwa kucuran dana tersebut merupakan bentuk kepedulian atas konflik di Kabupaten Puncak, guna proses perdamaian.  “Jadi, atas nama masyarakat Kabupaten Puncak, khususnya keluarga korban, saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dan DPRD, karena mempunyai kepedulian yang sangat besar terhadap daerah dan masyarakat atas penyelesaian konflik di Kabupaten Puncak,” tuturnya dalam keterangan persnya di Café Adonai-Ruko Dok II Jayapura, didampingi oleh Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Puncak, Pelinus Balinal, S.Sos.Ag.Ms, Kamis (10/5/2012) kemarin sore.

Untuk itu, Ia meminta agar pemerintah dapat menyalurkan dana perdamaian tersebut tepat sasaran di lapangan, khususnya kepada pihak keluarga korban. Karena, menurutnya, apabila dana tersebut disalahgunakan, dikhawatirkan akan merusakkan proses perdamaian dan memicu kembali konflik di Kabupaten Puncak.

“Kami minta kepada Pemda, maupun instansi yakni terkait APBD 2012 itu harus dapat mengontrol dana 41 Miliar lebih ini, jangan sampai tercecer di jalanan. Kalau bisa di kawal hingga ke lapangan, guna dapat disalurkan di Kabupaten Puncak, bukan di daerah lain,” tegasnya sembari menyatakan pernyataan ini merupakan keinginan dari masyarakat Kabupaten Puncak. Melianus menilai dana yang dikucurkan untuk perdamaian konflik di Kabupaten Puncak terbilang sangat besar, maka itu dana tersebut tidak boleh di intervensi oleh pihak-pihak yang tak berkepentingan.

“Saya setuju apabila dana yang besar ini digunakan untuk perdamaian di Kabupaten Puncak, namun ada catatan bahwa dengan dana ini daerah harus menjadi aman dan masyarakat bisa hidup dengan tentram,” ucapnya.

Demikian juga penegasan dari Sekratis Komisi A DPRD Kabupaten Puncak, Pelinus Balinal, S.Sos.Ag.Ms yang meminta agar dana yang telah disiapkan oleh Pemda bersama DPRD Kabupaten Puncak yang hampir 42 miliar itu harus benar-benar sampai kepada pihak korban tidak boleh disalahgunakan oleh pihak yang tidak berkepentingan.

”Tidak boleh dana ini diberikan kepada masyarakat Puncak yang berada di Kota Jayapura, tapi harus diserahkan langsung ke masyarakat, khususnya keluarga korban di Kabupaten Puncak. Jadi Elvis Tabuni dan Simon Alom harus menyaksikan sendiri di sana, tanpa harus menyentuh dana ini, karena uang ini untuk masyarakat yang menjadi korban,” tegasnya. [bintangpapua.com]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s