Zona Berita

PNG- Papua Barat Teken MoU

MANOKWARI-Zona Damai : Setelah mengunjungi Provinsi Papua, kini giliran Duta Besar (Dubes) PNG untuk Indonesia, H.E. Commodore (Retd) Peter Ilau, DMS, CBE berkunjung ke Provinsi Papua Barat-Manokwari, Jumat (13/4) kemarin siang.

Peter yang diterima langsung Gubernur Provinsi Papua Barat, Abraham O. Atururi, menyatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Kamar Dagang dan Indsutri (KADIN) di tingkat Nasional dan juga telah membuat atau menandatangani sebuah MoU sehubungan adanya kerjasama melalui pembukaan KADIN antara kedua belah pihak. “Pihaknya telah berbicara dengan pihak Pemerintah RI terkait “Double Tax”, yang diharapkan kedepannya tidak akan ada lagi “Doubel Tax” bagi kedua Negara,”ujar Peter melalui penerjemah bahasa dari Protokoler Gubernur Papua Barat.

Lanjut Piter, pada medio September 2012 ini, pihaknya akan meluncurkan Visa On Arrival, sehingga para wisatawan yang berasal dari Indonesia yang akan masuk ke PNG bisa langsung membuat Visa On Arrival tersebut, setelah adanya kesepakatan dari kedua belah pihak yakni RI dan PNG

Sementara itu, Gubernur Provinsi Papua Barat, Abraham O. Atururi, menyatakan bahwa Provinsi Papua Barat banyak potensi sumber daya alam (SDA) dan potensi investasi di Provinsi Papua Barat sangat menjanjikan bagi para investor dari luar yang ingin menanamkan modalnya disini. “Selama 6 tahun menjabat sebagai Gubernur Papua Barat belum pernah mendapatkan undangan peringatan hari kemerdekaan PNG yang mana sering dilaksanakan pada tanggal 16 September. Selama ini yang sering mendapatkan undangan ke Port Moresby hanya Gubernur Provinsi Papua,” ungkapnya.

Untuk itu, Abraham mengharapkan, di masa mendatang kerjasama ini akan ditindaklanjuti melalui Formal Request atau Invitation dari pihak PNG. Dan menginginkan agar kerjasama keonomi yang lebih erat di masa mendatang perlu adanya pembuatan konsep “Sister City” (Mitra Ekonomi dan Budaya), sehingga akan ada Kabupaten di Provinsi Papua Barat yang mempunyai “Sister City”, supaya untuk pemasaran produk-produk unggulan dari kedua belah pihak yang mana akan saling menguntungkan satu sama lainnya. “Kedepannya supaya ada undangan atau kunjungan bersifat Study Banding dalam hal Fish Industry serta Sharing Knowledge, sehingga akan membuka peluang yang luasa bagi para tenaga kerja di Provinsi Papua Barat,” harap Gubernur Papua Barat yang sering disapa dengan panggilan Bram.

Sementara itu, Konjen PNG di Jayapura, Mr. Simon menyatakan, bahwa kami (PNG) sangat merespon hasil pertemuan ini dan berjanji akan membuat rekomendasi kepada Gubernur Provinsi Papua Barat yang mempunyai industry ikan tuna untuk menjawab permintaan Pemerintah Provinsi Papua Barat. [Binpa]

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s