Zona Berita

Kotamobagu Daerah Otonom Baru Terbaik Di Indonesia

MANADO-Zona Damai : Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut), meraih predikat terbaik se-Indonesia dalam kategori daerah otonom baru yang dibentuk pemerintah pusat empat tahun silam. Penilaian ini merupakan hasil evaluasi Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri tentang keberadaan daerah otonom baru.

“Prestasi ini bisa diraih berkat kerjasama pemerintah Kota Kotamobagu dengan masyarakat. Di Indonesia, jumlah daerah otonom baru yang dibentuk pemerintah pusat terhitung sejak 2007 sebanyak 57 daerah. Hasil penilaian, Kota Kotamobagu terbaik dianatar 57 daerah tersebut,” kata Wali Kota Kotamobagu Djelantik Mokodompit, di Manado, Rabu (21/3).

Menurut Djelantik, terdapat 10 aspek hasil analisis yang mendasar terhadap perkembangan penilaian penyelenggaraan pemerintah di 57 daerah otonom baru, yakni penyusunan organisasi perangkat daerah, personel kepegawaian, penyelenggaraan urusan wajib dan urusan pilihan, pengalihan pembiayaan dan alokasi, pengalihan aset dan dokumen, serta pelaksanaan batas wilayah.

Selain itu, kriteria yang dinilai menyangkut, penyediaan sarana dan prasarana pemerintahan, penyusunan rencana umum tata ruang wilayah, dan pemindahan ibu kota.

“Nilai akhir yang diperoleh dari 10 aspek tersebut, Kota Kotamobagu yang dibentuk 23 Mei 2007 lalu mendapat nilai 80, urutan kedua ditempati Kabupaten Pidie Jaya dengan nilai 75,5. Penghargaan pemerintah pusat ini diterima Pemerintah Kota Kotamobagu dalam suatu acara di Kota Medan, baru-baru ini,” jelasnya.

Djelantik mengatakan perolehan peringkat terbaik se-Indonesia ini tentunya memberi memotivasi bagi pemerintah dan masyarakat agar lebih meningkatkan etos kerja di dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan bertangungjawab, terutama menyangkut pelayanan yang baik dan cepat kepada masyarakat termasuk investor.

“Sudah merupakan tekad kami pemerintah sesuai dengan visi menjadikan Kota Kotamobagu yang dikelilingi empat kabupaten pemekaran masing-masing Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Utara, dan Kabupaten Bolaang Mongondow sebagai pusat perdagangan, pendidikan, dan pusat kesehatan,” ujarnya.

Sebagai pusat perdagangan menurut Djelantik, tahun ini di pusat kota pada lahan sekitar 4 hektare segera dibangun pasar modern dengan nilai investasi swasta senilai Rp150 miliar. Di samping itu, di setiap kecamatan yang mengelilingi kota juga dibangun pasar tradisional.

“Dengan begitu warga yang berada bermukim di daerah Bolaang Mongondow tidak perlu lagi berbelanja atau berdagang ke Kota Manado sebagai ibu kota provinsi yang jaraknya sekitar 180 km, tetapi terpusat di Kota Kotamobagu. Tentu sudah pasti kondisi ini meningkatkan ekonomi kerakyatan,” ujarnya. [MICOM]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s