Zona Berita

DPRP Bentuk Tim Khusus Pertanyakan Dana Infrastruktur Rp 1 Triliun

John Banua Rouw, Ketua Komisi D DPR Papua

Jayapura-Zona Damai : Komisi D DPRP yang membidangi pembangunan dan infrastuktur mengusulkan akan membentuk Tim khusus untuk mempertanyakan kepada Menteri Keuangan sejauhmana dana APBN tahun 2011 untuk infrastruktur di Provinsi Papua senilai Rp 1 Triliun. Tapi, ternyata dana yang terserap hanya Rp 500 Miliar lebih.

Pasalnya, Presiden RI DR Susilo Bambang Yudhoyono menjanjikan saat pidato kenegaraan HUT RI 17 Agustus 2011 lalu bahwa guna akselerasi pembangunan infrastuktur di Provinsi Papua pemerintah pusat telah mengalokasikan dana senia Rp 1 Triliun.

“Kalau toh dana sebesar itu ternyata dipotong atau dipindahkan ke badan yang lain ataukah memang dikurangi supaya kami jelas ya,” ujar Ketua Komisi D DPRP John Banua Rouw SE didampingi Wakil Ketua Komisi D DPRP Boy Dawir disela sela peresmian Kapal Sabuk Nusantara 29 serta penyerahan bus perintis kepada Pemerintah Papua di Pelabuhan Jayapura, Selasa (7/2).

Dia mengatakan, pihaknya mengakui menyangkut pembiayaan infrastruktur agak terhambat lantaran dana yang awalnya dialokasikan senilai Rp 1 Triliun sesuai janji Presiden ternyata hanya diserap Rp 571 Miliar.
“Ini juga yang membuat Badan Anggaran DPRP sedang sibuk bagaimana sosialisasi kembali perencanaan-perencanaan yang kami sudah lakukan dan pembiayaan dimana tahun lalu kami dapat dana infrastruktur sebanyak Rp 800 Miliar namun saat ini berkurang menjadi Rp 571 miliar,” tukasnya.

Pembelian Pesawat Perintis
Dia menegaskan, pihaknya menyambut gembira Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa pemerintah pusat bersedia membantu pemerintah daerah untuk pengadan sejumlah pesawat perintis. Tapi ia ingin menyampaikan bahwa tahun yang lalu pihaknya juga menganggarkan dana pengadaan pesawat di Papua yang didukung dana APBN.
“Sehingga tahun ini kami mendesak eksekutif untuk pembelian pesawat khusus melayani rakyat di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

“Jadi ya kami bersyukur kalau nanti ada tambahan biaya atau pengadaan pesawat lagi dari pusat sehingga target pembelian pesawat 10 unit pesawat bisa lebih cepat.”

Karena itu, kata dia, pihaknya menyampaikan kepada Gubernur Papua untuk menyampaikan hasil konsultasi DPRP dengan Dinas Perhubungan Papua dan Kantor Bapeda Papua untuk menyepakati pembelian 3 unit pesawat pada tahap awal 2012 ini. [pasificpost.com]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s