Zona Berita

Elvis Tabuni dan Simon Alom Resmi Tersangka

Penahanan Keduanya Diharapkan Konflik Puncak Berakhir

Elvis Tabuni (mengenakan topi)

JAYAPURA-Zona Damai : Dua Calon Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni dan Simon Alom akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka, setelah Jumat (18/2) keduanya diamankan di Mapolda Papua terkait kasus kekerasan antar warga yang diduga kuat akibat hasutan dan penggerakan kedua tersangka. Dimana akibat konflik yang terjadi di Kabupaten Puncak tersebut, sudah memakan korban jiwa lebih dari 50 orang.

Untuk itu, saat ini kedua tersangka Elvis Tabuni dan Simon Alom sedang ditahan di Polda dan sementara menunggu Ketua DPRP dan MRP dalam rangka mengupayakan rangkaiyan perdamaian .

Hal tersebut ditegaskan Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs Paulus Waterpauw ketika ditemui Bintang Papua Senin di ruang kerja nya, Senin (20/2) . Dikatakan, untuk kasus Puncak pihaknya kemarin mengalami keterhambatan dalam proses penyidikan, hal ini karena dari pihak kepolisian harus meminta ijin resmi ke Mendagri melalui Gubernur Provinsi Papua untuk melakukan penyidikan serta penahanan terhadap Elvis Tabuni mengingat yang bersangkutan masih menjabat Ketua DPRD di Puncak.

“Sebelumnya kami sudah melakukan proses sesui dengan prosedur hukum , namun surat ijin yang kami kirimkan tanggal 30 Januari tidak langsung mendapat balasan setelah 30 Januari, namun karena Surat persetujuan itu dikirim melalui Pos sehingga baru sampai ke Polda Papua setelah 6 hari yakni tanggal 6 Ferbuari,”kata Wakapolda.

Setelah mendapat surat ijin tersebut selanjutnya pihak Polda Papua menentukan langkah – langkah mencari bukti serta melakukan penyidikan kasus dan sampai di para ahli ternyata Elvis Dan Simon benar – benar menjadi dugaan kuat sebagai tersangka, sehingga berduanya resmi ditetapkan menjadi tersangka.

Lanjut Waka Polda Papua Brikjen Pol Drs Paulus Waterpau, untuk Simon sendiri pihaknya amankan di Jayapura sedangkan untuk Elvis saat itu sedang berada di Jakarta, sehingga pihak Polda Papua mengirim tim penyidik langsung ke Jakarta.
“ Setelah itu kedua tersangka kami amankan di Polda Papua tepat hari Jumat (18/2),| tegas Wterpau .

Wakapolda juga mengaharapkan agar dengan adanya kedua orang tersangka ini juga dapat membantu seluruh masyarakat Puncak yang selama ini datang dan mengadu akibat perbuatan dari kedua tersangka ini, bisa merapatkan barisan dan kita bisa berbicara bersama, sehingga ada titk terang untuk masyarakat Puncak dengan pertanggungjawaban dari kedua tersangka yang sudah ditahan.

Sedangkan untuk mengantisipasi situasi di Puncak antar kedua massa dari masing – masing tersangka ini , Paulus Waterpauw mengatakan “ saat ini kami sudah mengirim tambahan pasukan ke Puncak kemarin. Dan untuk masyarakat, kami dari pihak kepolisian hanya memediasi masyarakat dengan pihak tokoh adat , tokoh agama , serta Ormas –Ormas yang ada di sana (Puncak) untuk duduk bersama menyelesaiakan segala perkara dan juga konflik,” tegas Paulus Waterpau. [Binpa]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s