Zona Berita

Farid Husein: Penarikan Pasukan Usai Dialog Jakarta-Papua

JAYAPURA -Zona Damai : Banyak pihak di Papua menyerukan perdamaian, penarikan pasukan, penghentian kekerasan dan pelaksanaan pembangunan secara konsisten, menyeluruh dan berkelanjutan rupanya tidak mungkin terlaksana sebelum dialog Jakarta-Papua, sebelum ada kesepakatan bersama antara orang Papua dan pemerintah Jakarta mengenai pelaksaan pembangunan di Papua.

Hal itu disampaikan Farid Husein, utusan khusus Presiden Susilo Bambang Yudoyono untuk melakukan pendekatan kepada kelompok-kelompok yang bertentangan dengan pemerintah Indonesia di Papua. Husein menyampaikan itu kepada peserta diskusi terbatas yang diselengarakan Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Jayapura di Hotel Relat Argapura, Jayapura, (Rabu 14/12).

“Kita jangan menuntut yang lain-lain itu. Kita berdialog dulu. Pasti semua itu akan terpenuhi melalui dialog,” katanya.

Dokter ahli bedah ini mengatakan orang Papua tidak perlu berteriak pemerintah menarik pasukan organik dan non organik dari Papua. Pasukan-pasukan itu menjaga kedaulatan Indonesia. Pasukan dari luar Papua untuk membackup TNI/POLRI Papua bisa di tarik ke markas bila ada kesepakatan dalam dialog Jakarta-Papua.

“Sebelum dialog belum bisa laksanakan penarikan pasukan. Penarikan pasukan setelah disepakti dalam dialog. Bila ada poin-poin yang mengatur tetang itu,” katanya.

Pria Asal Sulawesi Selatan ini mengatakan ada dua hal penting yang harus terjadi dalam dialog. Pertama, kedua kelompok yang bertikai harus duduk bersama, duduk setara tanpa ada yang merasa lebih tinggi dan ada yang lebih rendah. Keduanya harus duduk setara lalu menyelesaikan konflik tidak parsial melainkan menyeluruh dan bermartabat,” katanya.

Kedua, pemerintah dan orang Papua mau menyelesaikan masalah Papua harus menerima kesepakatan demi kepentingan bersama. Organisasi Papua Merdeka harus menanggalkan senjata dan turun dari hutan untuk membangun Papua dan pasukan keamanan Indonesia meningalkan Papua. “Kita harus ada kompromi.” katanya. [ JUBI ]

1 reply »

  1. kalau pasukan TNI dan Polri ditarik dari Papua jelas ,Pro “M” akan leluasa bermain api di sana, karena yg ada hanya pihak aparat keamanan daerah seangkan aparat keamanan di papua sangatlah terbatas dgn wilayah yg begitu luasnya. Yang jelas permintaan penarikan TNI Polri itu jelas dari pihak Pro “M”…mereka menginginkan kebebasan dab bebas berbuat seenaknya sendiri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s