Zona Berita

GAM Peringati Milad di Makam Hasan Tiro

Pemangku Wali Nanggroe, Malik Mahmud, pada peringatan Milad GAM ke-35 di Makam Teuku Chik Di Tiro, Desa Mereu, Indrapuri, Aceh Besar, Minggu (4/12)

Aceh Besar-Zona Damai : Sejumlah mantan aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) memperinggati 35 tahun berdirinya organisasi itu di dua tempat berbeda, yaitu di Desa Mereu Aceh Besar dan di Desa Lamdingin Banda Aceh. Peringatan milad GAM ini diisi dengan doa bersama dan kenduri anak yatim.

Di Desa Mereu, Indrapuri, Aceh Besar ratusan warga tampak memadati Komplek Makam Teuku Chik Di Tiro yang juga merupakan tempat peristirahatan terakhir Deklarator GAM Teuku Hasan Muhammad di Tiro. Tampak sejumlah petinggi GAM seperti Malik Mahmud, Zaini Abdullah dan Ketua Partai Aceh Muzakir Manaf.

Dalam pidatonya, Muzakir Manaf mengimbau masyarakat agar menjaga perdamaian Aceh. “Perdamaain ini sangat mahal dan sempurna, kita harus mempertahankan perdamaian melalui MoU Helsinki ini agar menjadi perdamaian yang hakiki,” katanya Minggu, 4 Desember 2011.

Di komplek makam itu juga disediakan makanan bagi masyarakat yang ikut meramaikan peringatan itu. Para mantan petinggi GAM yang diwakili Zaini Abdullah menyantuni 35 orang anak yatim secara simbolis, sesuai dengan usia berdirinya gerakan itu.

Sementara di komplek makam Tengku Syiah Kuala, Banda Aceh, juga tampak puluhan aktivis GAM juga mengadakan doa bersama dan kenduri anak yatim. Tampak mantan juru runding GAM Bahtiar Abdullah, Walikota Sabang Munawarliza Zainal, dan sejumlah aktivis GAM lainnya. Istri Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Darwati A Gani juga turut hadir.

Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dideklarasikan di kawasan Gunong Halimon Pidie pada 4 Desember 1976 oleh Teuku Hasan Muhammad di Tiro. Organisasi ini berjuang untuk memerdekakan Aceh dan memisahkan diri dari Indonesia.

Kesepakatan perdamaian antara GAM dan Pemerintah Indonesia akhirnya lahir pada 15 Agustus 2005 melalui perjanjian di Helsinki Finlandia. GAM akhirnya kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menerima kekhususan Aceh yang tertuang dalam nota kesepahaman damai itu.

di wilayah Aceh Timur berlangsung Milad ke-35 GAM, antara lain di wilayah Peureulak yang dipusatkan di Masjid Pasir Putih, Ranto Peureulak (lokasi makam pejuang GAM era 70-an, almarhum Dr Zubir ben Mahmud). Sementara di Idi acara yang sama dipusatkan di makam almarhum Ishak Dawod di Teupin Jareng dan di Masjid Ulee Ateung, Bagok. Di Lhoknibong Milad GAM dipusatkan serta di Masjid Paya Naden, sedangkan di Kota Langsa Milad GAM diperingati ratusan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) bertempat di kantor Partai Aceh (PA), Jalan Syiah Kuala. Acara itu juga ditandai dengan doa dan zikir bersama.

Ribuan masyarakat di Aceh Timur larut dalam zikir dan doa bersama. Kegiatan juga diselingi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu. [ VIVAnews & sumber lainnya ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s