Zona Berita

Menko Polhukam: Situasi Papua Aman, Kita Bisa Nikmati Suasana Sore Ini

Jakarta-Zona Damai : Isu adanya hal-hal mengkhawatirkan di hari lahir Organisasi Papua Merdeka (OPM) 1 Desember, tidak terbukti. Situasi di Papua aman dan masyarakat bisa menikmati sore dengan tenang.

“Hari ini relatif kondisi keamanan maupun politik di Papua dalam keadaan baik,” ujar Menko Polhukam, Djoko Suyanto, di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2011). Djoko ditemani Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dan Kepala BIN Letjen Marciano Norman.

Menurut Djoko, masyarakat Papua juga bisa melakukan kegiatan sehari-harinya dengan bebas. Namun menurut Djoko adanya anggota Polri yang dikeroyok dan menyebabkan satu anggota terluka parah adalah perbuatan kelompok kecil yang melakukan tindakan anarkis.

“Jawabannya penegakan hukum. Kalau dicari pelakunya itu harus diartikan mencari pelaku kriminal,” kata Djoko.

Djoko menilai wajar adanya demonstrasi dan orasi Papua. Sebab demonstrasi berlangsung damai. Yang harus ditonjolkan adalah masyarakat hari ini bisa melaksanakan aktifitas dengan baik. Padahal sebelumnya ada isu-isu sweeping, toko tutup dan sebagainya.

“Tapi itu tidak dilaksanakan. Masyarakat sudah baik menghadapi isu seperti ini,” katanya.

“Saya kira kita bisa nikmati suasana sore hari ini. Saya harap dengan hari ini kita bisa melangkah ke depan, sesuai dengan moto kita kemarin di DPR ‘Ayo Membangun Papua'”, ucap Djoko.

Kapolri : Secara Umum terkendali

Sementara itu, Kapolri Timur Pradopo menilai situasi hingga sore hari ini kondusif dan terkendali.
“Secara umum hingga pukul 17.30 WIT, situasi masih terkendali,” ujar Kapolri Jenderal Timur Pradopo usai rapat di kantor Menkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarata, Kamis (1/12/2011).

Kapolri menyebut ada tiga peristiwa pengibaran bendera bintang kejora di Papua hari ini. Namun petugas kepolisian dibantu dengan TNI berhasil mengendalikan situasi sehingga menjadi kondusif.

“Masyarakat bisa menjalankan kegiatan masing-masing. Polisi dibantu Pemda dan TNI melakukan pengamanan,” jelasnya.

Terkait kejadian di Jayapura tadi pagi, Kapolri menuturkan peristiwa tersebut terjadi pukul 00.00 WIT. Dua anggota polisi mengecek informasi bahwa ada penaikan bendera bintang kejora di Kampung Berap, Distrik Nimbokrang Sentani, Jayapura.

“Tapi sebelum ke TKP, sudah dicegat oleh 15 orang. Satu anggota kita berhasil melarikan diri, 1 lagi ditangkap oleh gerombolan itu, tapi bisa kita bebaskan. Dia mengalami luka pada kaki kena panah,” jelasnya.

Peristiwa selanjutnya, lanjut Kapolri, pada pukul 13.00 WIT, di Timika ada 4.000 orang yang melakukan unjuk rasa. Salah satu kelompok sempat mengibarkan bendera bintang kejora.

“Kita ingatkan, lalu kita lakukan penangkapan. Ada 4 orang diperiksa dan kita geledah,” paparnya.

Di Bandara Wamena, Jayawijaya, Kapolri juga menyebut ada pengibaran bendera bintang kejora. “Tapi berhasil disita. Pelaku melarikan diri,” ungkapnya.

[ detiknews ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s