Zona Editorial

Pembumian Pancasila Redam Radikalisme

JAKARTA-Zona Damai: Akar konstitusi bangsa, yakni Pancasila dan UUD 45, semakin dilupakan masyarakat.

Terlebih, gejala radikalisme berbasis paham keagamaan semakin menafikan perannya dalam penanaman nilai-nilai kebangsaan. Karenanya, Mahkamah Konstitusi (MK) dituntut perannya dalam membumikan konstitusi tersebut.

Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan, paham yang mengebiri Pancasila dan UUD 45 melalui justifikasi agama itu masih saja menggejala. Ayat-ayat pun dipelintir untuk legitimasi mengkafirkan konstitusi dan pengikutnya.

Padahal, tukasnya, konstitusi ini dibuat juga oleh para tokoh agama pada masa kemerdekaan dulu. Sehingga logikanya, tak mungkin mereka menyetujui hal yang bertentangan dengan paham keagamaan mereka.

“Jangan pertentangkan, antara kitab suci dan konstitusi. Karena keduanya saling melengkapai satu sama lain,” cetusnya, saat berbicara dalam agenda Seleksi Guru Pendidikan Kewarganegaraan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2011, di Gedung MK, Jakarta, Minggu (20/11/2011).
[ Media Indonesia ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s