Zona Berita

Partai Aceh Tak Ajukan Calon Gubernur


Zona Damai : BANDA ACEH – Partai Aceh, partai lokal mayoritas di Aceh, menyatakan sikapnya untuk tak akan mendaftarkan pasangan calonnya dalam Pilkada Aceh 2011. Ketua Partai Aceh, Muzakkir Manaf mengatakan, dalam hal pencalonan kandidat di pilkada, partainya sangat bergantung kepada kejelasan sikap pemerintah pusat tentang penyelamatan Undang Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

“Kami tidak memiliki ambisi untuk menjadi eksekutif jika persoalan ini tidak diselesaikan dan ini adalah tugas utama Partai Aceh dan bagi sipapun yang berkuasa di Aceh,” kata Muzakkir kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (7/10/2011).

Bagi Partai Aceh, kata dia, pilkada adalah masalah kecil yang tak terlalu perlu diributkan karena semuanya telah diatur dan tinggal mengikuti mekanisme yang ada.

“Perhatian utama kami untuk saat ini bukanlah soal pergantian kepemimpinan atau perebutan kekuasaan di Aceh. Perhatian utama kami adalah penyelamatan UUPA sebagai wujud perjuangan rakyat Aceh selama 35 tahun,” tuturnya.

Keputusan Mahkamah Konstitusi mengenai pencabutan pasal 256 UUPA yang kemudian menjadi dasar diperbolehkannya calon perseorangan dalam Pilkada Aceh, kata Muzzkir, adalah peristiwa buruk yang berkemungkinan terulang kembali. Ini adalah sebuah wujud nyata bahwa tak ada jaminan UUPA yang merupakan dasar perdamaian Aceh akan berlanjut.

Muzakkir menyebutkan, Partai Aceh tidak akan mengakui tahapan yang dijalankan KIP. “Yang dilakukan oleh KIP, kami tidak ada komitmen apa-apa. Kami tidak mau ikut,” ujarnya.

Dia menilai ada upaya sistematis dari kelompok tertentu untuk mengurangi kewenangan Aceh yang tertuang dalam UUPA. Upaya itu dilakukan dengan cara membenturkan perundang-undangan yang berlaku yaitu mekanisme Mahkamah Konstitusi dengan UUPA untuk secara perlahan mengutak-atik kewenangan yang dimiliki Aceh tanpa persetujuan dari DPR Aceh.

“Kami merasakan sebuah upaya kesengajaan dan sistematis untuk menggiring kami ke dalam perdebatan menyetujui atau tidak menyetujui independen di Aceh. Bagi kami masalah utama bukanlah pada ada atau tidak adanya calon independen. Yang menjadi masalah utama bagi kami adalah pencabutan salah satu pasal dalam UUPA oleh Mahkamah Konstitusi tanpa melibatkan DPR Aceh,” tandasnya.
[Kompas.com]

Categories: Zona Berita

Tagged as: , , ,

1 reply »

  1. ini politik,
    dalam politik semua peluang tak mungkin disia-siakan begitu saja.
    Maka pernyataan pakcik muzakkir tak bisa diterima apa adanya,
    karena dibaliknya pasti mengandung strategi untuk memenangkan sebuah bargaining…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s