Zona Berita

Bom Ambon dan Solo Beda Tipe

Kompas.com : Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam mengungkapkan, jenis rakitan bom di Kota Ambon, Maluku, berbeda dari bom di Kepunton, Solo, Jawa Tengah.

Anton mengatakan, bom rakitan yang dilemparkan di sejumlah tempat di Ambon memiliki casing rakitan dari pipa besi dengan diameter 4 cm dan panjang 10 cm. Isi bom tersebut berupa serbuk hitam dengan sumbu bakar berupa bambu cina isian korek api.

Adapun bom yang digunakan oleh Hayat pada peledakan di Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton, Solo, terdiri dari pipa tipis. “Dua bomnya beda, ya. Kalau di sana (Ambon) diameternya 4 cm dan panjangnya 10 cm. Kalau di Solo itu, kan, bom cangklongan, terdiri dari beberapa pipa tipis,” ujar Anton di Gedung Humas Polri, Rabu (28/9/2011).

Menurut Anton, bom yang digunakan Hayat mirip dengan bom yang dipakai oleh Muhammad Syarif, pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz Dzikro, Cirebon, Jawa Barat, pada 15 April 2011. Hayat dan Syarif juga mengendalikan sendiri bom tersebut dan sama-sama menggunakan paku serta mur sebagai isian bom. “Bom yang di Solo seperti Muhammad Syarif (Cirebon),” lanjutnya.

Ketika ditanya mengenai pelaku bom di empat tempat di Ambon, Anton menyatakan, saat ini kepolisian masih menelusurinya. Namun, polisi menduga keempat bom tersebut dirakit oleh orang yang sama dengan. Hal itu dilihat dari jenis bom rakitannya.

“Jenis (empat) bom di Ambon sama. Dua meledak, dua tidak. Masih didalami, kita tunggu saja kelompok mana yang melakukan aksi ini,” ujar Anton.

Categories: Zona Berita

Tagged as: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s