Zona Berita

Pemkab Puncak Kewalahan Selesaikan Konflik Pemilukada

KBR68H.com : Pemerintah Kabupaten Puncak   meminta bantuan pemprov  Papua untuk menyelesaikan kisruh bentrok pemilukada yang terjadi akhir Juli lalu.

bentrokan tersebut mengakibatkan 26 orang meninggal. Pejabat Bupati Kabupaten Puncak, Recky D Ambrauw mengaku penyelesaian adat pasca bentrok kedua kubu belum tuntas. Ini mengakibatkan dua kubu yang bertikai yaitu kelompok pendukung Simon Alom dan Elvis Tabuni masih saling berjaga di wilayahnya masing-masing. Isu soal bentrok susulan juga masih sering terdengar.

“Was-was dari mereka itu masih ada dan ada isu-isu, tapi kami selalu memberikan penjelasan. Kalau kita memang lihat agak susah ya karena mereka selalu juga berpegang pada adat dalam arti belum seimbang ya. Bukan kami menginginkan harus seimbang tidak, tapi yang terjadi kan belum seimbang antara korban di dua pihak, nah ini yang membuat benturan di situ. Jadi pada intinya memang persoalannya kan masalah pemilukada, karena saya pikir itu kan bukan pada KPUD Kabupaten Puncak saja tapi itu kan sampai ke tingkat provinsi ataupun pusat.”

Sebelumnya aparat setempat telah melakukan upacara patah panah sebagai jalan perdamaian kedua kubu yang bertikai. Namun kedua kubu merasa proses itu belum selesai, karena tidak ada pembayaran adat, yang dipercaya untuk penyelesaian bentrok tersebut. Akhir Juli lalu bentrok dua kubu terjadi didepan Kantor KPUD Puncak. Pemicu bentrok adalah perebutan dukungan dari Partai Gerindra. Akibat bentrok ini tercatat 26 orang meninggal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s