Zona Humaniora

Alhamdulillah, Perayaan Idul Fitri di Papua Aman

Alhamdulillah, Perayaan Idul Fitri di Papua Aman

Situasi keamanan di wilayah Papua yang menurut berita yang kita baca dan tayangan yang kita tonton belakangan ini sering diwarnai konflik, ternyata aman dan damai dalam beberapa hari terakhir menjelang dan selama perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah. Alhamdulillah, Puji Tuhan.

Kemarin, 30 Agustus 2011 di Jayapura, Papua, sekitar 1000 orang warga Muhammadiyah dari berbagai desa dan kelurahan di Kota itu mengadakan salat Id di panti asuhan Muhammadiyah Abepura.Tampak belasan pemuda gereja bersama aparat kepolisian dan Brimob  Polda Papua membantu pengamanan.

Di Kota Sorong, Papua Barat hari ini ribuan umat muslim dari berbagai penjuru Kota Sorong, menggelar Salat Idul Fitri 1432 Hijriah yang tersebar di tujuh lokasi. Semuanya dapat berlangsung dalam suasana aman dan damai.

Pemandangan ini membuat kita lupa sejenak pada kekhawatiran (yang menurut saya agak berlebihan) dari aktivis HAM Usman Hamid yang beberapa waktu lalu mendesak agar Pemerintah segera menetapkan keadaan darurat di Papua. Barangkali terlalu naïf kalau ada yang berani menyimpulkan bahwa aman tidaknya Papua sangat tergantung pada “pesan” dari tokoh-tokoh yang men-design-nya. TPN-OPM, gerombolan bersenjata, milisi atau apapun sebutannya, hanyalah “pekerja” di lapangan.

Lepas dari semuanya itu, setidaknya, Idul Fitri telah membawa berkah kedamaian bagi bangsa Indonesia di seluruh pelosok negeri. Mungkin masih ada perasaan pesimistis di hati sebagian warga bahwa kedamaian ini hanya bersifat sementara. Semacam gencatan senjata untuk menghormati hari suci. Kita hargai rasa cemas itu, karena memang cukup beralasan. Artinya, sepanjang persoalan dasar orang Papua belum ‘dijawab’ dengan solusi yang tepat dan permanen, gangguan keamanan bagi warga kita yang menghuni dua wilayah provinsi paling timur Indonesia itu masih sangat potensial.

Kita sama-sama naikkan doa dan harapan di Hari Suci ini ke Hadiran Allah SWT agar cita-cita kita yang juga adalah harapan tokoh-tokoh agama di Papua untuk menjadikan Papua sebagai zona damai, dapat segera terwujud. Amin…

Gerry Setiawan

Jaringan Epistoholik Jakarta (JEJAK).

Categories: Zona Humaniora

Tagged as: , , , ,

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s